Mungkinkah rasa akan tetap ada ketika rindu datang bertubi menghujam??
Enyapkan lara yang mengendus kesal pada rona wajah yang tak kasat mata
Luapkan prasangka yang selalu datang memuja jiwa
Oh rindu, kenapa kau cabik rasa yang telah kokoh berdiri??
Dera langkah yang melaju cepat pun tak sanggup menahan sakit yang kau bawa
Indah, tapi rasa ini akan kembali terkikis oleh cabikanmu yang tak sanggup kutahan
Sudah lama mata ini terpejam, tangis ini tertahan. Haruskah aku menyerah??
Esok, senja kan kembali ada membawa secercah harapan untuk rasa yang tak bersalah
Namamu pun akan kembali terukir jelas menghapus jejak pilu yang mulai terlukis
Jarak.. Apa aku harus terus memaki keadaan dan menyalahkan jarak??
Ah tidak, cinta tidak pernah salah. Harusnya kubiarkan saja rindu ini mengamuk, meluapkan benih cinta yang tak sanggup aku pikul sendiri. Maaf, rindu selalu membuatku lemah karenamu.
Puisi Akrostik
Rawabening, 18 Oktober 2012
=======================================================
Sampai postingan ini dipublish, saya pun masih ragu apakah coretan saya diatas termasuk kedalam kategori puisi akrostik atau bukan. Puisi akrostik adalah puisi yang kalimat awal/akhirnya dibentuk dari huruf-huruf yang membentuk secara vertikal. Sepertinya terlihat mudah, tapi percayalah itu sulit sekali (bagi saya). Tapi karena rasa penasaran dan ditantang oleh mas @teguhpuja, maka saya pun memberanikan diri untuk melepaskan coretan ini.
“Kenapa harus meragu? Lepaskan saja ke dunia, biarkan kami menikmatinya, tentu kamu sudah menulis sebaik-baiknya
“. @teguhpuja
Ohya, hari ini rupanya ulang tahun mas @teguhpuja. Hari ini pula ulang tahun pangeran kecil saya, Apta. Persembahan terakhir untuk sahabat gamazoe yang masih penasaran dengan puisi akrostik, sila mengintip puisi akrostik versi mas @teguhpuja yang dibuatnya khusus hari ini, Sebab Kelahiran. Selamat ulang tahun mas, selamat menikmati senja istimewa hari ini, dan terimakasih sudah mengenalkan #2A ke saya. ^_^
*91’91*
bbgus puisi akrostiknya Mba Dhenok. baru tahu saya. kalo buat saya mah puisi biasa aja susahnya minta ampun..
pesen satu puisinya yaaa tapi tgl lahirku masih lama lagi je.
Terima kasih ya Dhe. Satu puisi yang sangat manis dan juga dalam.
rindu shrsnya mmbwa energi yg mmbw smngat Dhe…
keren puisinya Dhe,,, saya mencoba bikin puisi yg kayak gini gak kelar kelar, susah buanget bagi saya….
Tepat hari ini
Engkau berdiri
Gembira dihati
Untuk mlewati
Hari hari berarti
Pandanganmu
Ucapanmu
Jawabanmu
Alangkah bahagianya kamu
haha coretan tak berarti.
puisi yang indah dhe.
oh ya selamat ulang tahun buat yang ulang tahun .hehe
Keren dhe..
udah lama aku gak nulis puisi.. bekerja sepertinya membuat aku kurang berkreasi..
Kerennya!
Entah kapan kulihat pertama yang begini.
Rasanya ini bukan yang pertama.
Eh, atau yang pertama ya?
Ngg… mau pertama atau nggak. Keren deh!
puisinya bagus dhe
Puisinya, akrostik atau bukan, keren Dhe, hehe
menarik tulisannya…salam kenal ya
manis sekali Dhe
#2A
kenalin juga dng
keren
ajarin donk..
Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u
Kalo syaratnya cuma: puisi yang kalimat awal/akhirnya dibentuk dari huruf-huruf yang membentuk secara vertikal, menurutku puisimu ini udah memenuhi syarat, kok
bagus ya ..
kayak akronim gitu, tapi puisi..
coba ada yang bentukin nama aku jadi puisi ya..
haha..
Rindu yang membawaku kesini untuk membaca tulisan mu De.. *uhuiii*
met miladd buat yang ultah
aseli kreatif dhee…
saya baru sadar, kalo ternyata huruf depannya itu bisa dibaca secara vertikal yaah….
mau belajar juga ahh bikin yang begitu….
eh, iya..apa kabarnya dhe? lama tak jumpo…
cakep
dapat ilmu baru tentang puisi
salam kenal mba dhe
wah, keren ya tulisannya
Salam kenal ya