Es Cendol

Siapa yang belum pernah makan es cendol?? Atau masih ada yang belum tahu apa itu cendol?? Ckckckckck, kalo kata bung Rhoma sih T-E-R-L-A-L-U.πŸ˜›

Es cendol itu minuman yang sudah mendarah daging dengan Indonesia, dari ujung Sabang sampe Merauke pun sudah sangat familiar dengan jenis minuman tersebut. Es cendol atau yang dalam bahasa sundanya dikenal dengan istilah es dawet, merupakan panganan yang terbuat dari tepung beras, biasanya disajikan dengan es parut, santan plus gula merah cair. Waaaahh, manthab kali kalo diminum pas matahari sedang ngamuk atau juga saat berbuka puasa (glek).Β  Di Palembang pun banyak sekali gerobak-gerobak yang lalu lalang menjajakan es cendol / es dawet, 1 bungkus harganya 3000 rupiah (kalo belum berubah).

Pas bulan puasa seperti ini, es cendol sepertinya menjadi appetizer yang bersifat sunnah yang harus ada sebagai menu utama saat buka puasa tiba. Di tempat saya tinggal saja, bibi yang biasanya jualan kue keliling setiap pagi berubah profesi menjadi bibi cendol setiap Ramadhan tiba. Di Pasar Bedug pun tak mau kalah, es cendol sudah menjadi salah satu minuman yang pasti ada disana. Betapa cendol sudah menjadi minuman khas Indonesia, sudah menyatu dengan semua lidah masyarakat Indonesia. Hidup cendol!! #loh

Bukan hanya cendol yang menjadi trend saat bulan Ramadhan tiba, ada beberapa temannya yang setia mendampingi si cendol, sebut saja kolang-kaling, mutiara, selasih, cincau, de el el (saya lupa nama2nya). Rasanya pun berbeda-beda, ada beberapa orang kurang begitu suka dengan teman-temannya cendol tersebut. Itulah kenapa saya sebut mereka dengan istilah pendamping, karena menu utama yang pasti di cari oleh ibu-ibu dan bapak-bapak adalah cendol. Cendol pun beragam warna dengan bentuk yang sama, yang sering saya lihat adalah cendol warna hijau, putih, dan merah/pink. Mungkin di tempat sobat blogger ada cendol yang berwarna cokelat, abu-abu, biru, atau mungkin juga kuning. HeheπŸ˜€

Puasa pertama kita hampir selesai sobat blogger, tahaaaaaaaaann sebentar lagi. Jangan langsung mecah puasanya hanya karena baca postingan cendol saya, rugi banget lho. Nikmatnya orang yang berbuka puasa itu tidak ada duanya sobat blogger, jadi sabar saja menahan semua godaan sampai adzan maghrib berkumandang. Semoga nanti kita bisa menikmati es cendol bersama pas buka puasa, tentunya di rumah masing-masing. Selamat berpuasa yaa sobat blogger, selamat beraktifitas. Semoga dengan berpuasa, sobat blogger jadi makin semangat untuk bekerja. Sekedar mengingatkan, puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. SEMANGAAAAAAAAAAAAAAATTT..!!

*91’91*

56 thoughts on “Es Cendol

  1. Saya datang lagi sobat, seraya memohon maaf lahir batin atas setiap kesalahan kecil maupun besar, baik dari setiap komentar ataupun postingan yang kurang enak dibaca.
    Semoga selama puasa di bulan ramadhan kita diberi kesehatan .

    salam persohiblogan ^_^

  2. Eit…., es cendol…. seger tenan tampaknya, stop… tenang… tenang… jangan membayangkan kesegarannya terlalu jauh, ssrrppp…. [untung saya membawa plastik, jadi bisa dibungkus untuk nanti maghrib, hehe….]

  3. Aih mak..
    Es cendol menggugah sekali……
    Pas saya lihat siang-siang pula hehee..
    Saya sih membiasakan diri berbuka dengan yg hangat dan manis… kalo yg dingin2 takut perut jadi sakit..

  4. Sore-sore …
    Lemes …
    Liat cendol sedemikian menggelorah …
    sedemikian menggodah …
    oohhh …

    Ter – lha – luh …

    Hahahaha

    (membuka postingan di saat yang salah …)

    Salam saya Dhe

  5. wuih….ada cendol….

    si bulir ijo…yang meg-go green-kan dahagaku…

    kalo ga salah es dawet bukan dari tatar sunda…
    kalo di bandung …cendol yang beken ada cendol elishabet…..mantabs…

    salam cendolπŸ™‚

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s