Perayaan Ulang Tahun Saya (dulu)

Intermezzo..

Alhamdulillah, akhirnya gubuk ini update juga. Gimana lebarannya sobat?? Meskipun kita tidak merayakan serentak bersama, tapi semoga perbedaan itu tidak menyurutkan rasa bahagia kita dalam menjalani hari-hari penuh kemenangan kemarin. Bukankah perbedaan rahmat?? Karena hanya Allah lah yang Maha Benar. Saya, Dhenok Habibie, minta maaf yang setulus-tulusnya apabila banyak sekali kesalahan penyampaian kata yang saya lakukan. Tidak pernah ada kata terlambat untuk meminta maaf bukan??

====================================================

Oke, sekarang kita balik ke topik. Tapi sebelum itu, saya ingin pamer foto dulu. Bukan karena narsis, tapi karena memang temanya harus pamer foto, the sweetest memories.😀

happy family

Foto diatas adalah foto saya dengan saudara-saudara kandung saya. Terkecuali yang paling mungil, status si bocah itu adalah keponakan saya. Salah satu moment yang pasti terjadi ketika saya dan saudara-saudara saya ulang tahun (dulu).

Di keluarga saya, ada sebuah kebiasaan lucu yaitu ketika ada salah satu anggota keluarga yang berulang tahun maka yang berulang tahun tersebut harus membuat party kecil ketika dinner. Bukan party yang mengharuskan ada balon ataupun musik ajep-ajep, tapi hanya pesta makan besar bersama. Mulai dari appetizer yang sudah merangkap jadi dessert, hingga main course yang bisa dibilang bukan menu utama ala chef. Pokoknya amburadul lah, mulai dari bakso, model, mie ayam, nasi goreng, sate padang, pempek, roti bakar, martabak, es krim, cemilan-cemilan, dan bla bla bla. Dan semua menu-menu itu harus habis saat itu juga. Hahahaha, bisa kebayang dong gimana mulesnya perut karena kekenyangan?? Tapi itulah seninya, itulah uniknya moment ultah saya dan saudara-saudara saya dulu.

Ya dulu, ketika saya belum menjadi mahasiswa, ketika kakak perempuan saya belum menikah, dan ketika adik saya belum melanjutkan study nya di Jogja. Karena dulu kami masih bersama merayakan hari ulang tahun kami, bersama dengan keluarga mungil di rumah yang mungil juga. Tapi sekarang, tak ada lagi saat-saat seperti itu. Kami sekarang lebih banyak menghabiskan waktu ulang tahun dengan dunia kami sendiri-sendiri, saya yang meskipun sama-sama di Palembang tapi tidak di rumah, adik saya di Jogja, dan kakak saya dengan keluarga barunya. Saya benar-benar merindukan the sweetest moment tersebut.

Dan foto diatas adalah salah satu foto kesayangan saya. Dimana moment makan es krim bersama lah yang paling ditunggu, karena bisa saling mencicipi. Kami selalu membeli es krim dengan rasa yang bervariasi, tidak boleh sama, biar nanti pas acara intinya kami bisa saling comot segigit. Mendadak pengen makan es krim lagi gara-gara posting tentang es krim, hahahaha. Ayo mbak Yin, tanggung jawab!! :p

Bulan depan, baby brader saya (Apta) akan ulang tahun perdana, 1 tahun. Ya, setelah 20 tahun saya selalu bilang “anak kedua dari tiga bersaudara”, kini berubah menjadi “anak kedua dari empat bersaudara”. Semoga party itu terulang lagi, meskipun mungkin formasinya akan berubah. Bukan dengan kami sebagai kakak-kakaknya, tapi akan merayakan ulang tahun bersama dengan keponakan-keponakan mungil baby brader saya, Zizi (2 tahun) dan Najwa (2 bulan). Saya berharap semoga 3 jagoan kecil di keluarga saya ini akan mempunyai the sweetest memories yang sama di hari ulang tahun mereka.

Kalo bahasanya rada susah dimengerti, ya dimaklumin aja namanya juga baru mulai nulis lagi setelah hampir 1 bulan hiatus😀. Saking semangat ikutan nih, makanya postingan perdana bulan ini Dhe jabanin bikin nih artikel untuk meramaikan 1st GiveAway-sweetest memories mbak Yin. Happy anniversary ya mbak, semoga pernikahannya makin lengket, makin adem, makin barokah.

Nb : sebenarnya pengen nampilin foto adik kecil saya bersama keponakan2 tersayangnya. Tapi berhubung hanya boleh majang 1 foto #ngeles, yowes foto yang lainnya ntar nyusul pas di ulang tahun adik saya saja.😉

*91’91*

109 thoughts on “Perayaan Ulang Tahun Saya (dulu)

    • udah mas brur, hehe tau aja nih.. waktunya udah mepet mas, daripada kenapa2 kan, trus gk sempat ikutan, jadi gk ada salahnya untuk ikutan kontes.. hahahahaha.. *alasan ngeles*

  1. hahaha…saling comot segigit es krim berbeda rasa, aku bgt tuh Dhe, sama adek2 jg suka gitu dulu he he… Pdhl gpp dipajang putu banyak2 Dhe, diriku mengerti laaah sense of narcism dirimu ituh qiqiqiqi…

    Sudah tercatat Dhe, tengkyu bgt udh ikut meramaikan ya Neng😉

  2. Pingback: Peserta 1st Giveaway : The Sweetest Memories « Rindrianie's Blog

  3. mukanya sama banget yachh…kayak duo ina aja…yg klo kemana-mana dibilang kembar hehehe…

    aku juga suka begitu, beli es krim berbagai rasa trs nnti saling nyicipin hihihi…ngga mau rugi….

    sukses yach utk kontesnya…..smoga menang

  4. hmm, memang gitu yah, karena sibuk dengan kehidupan masing-masing, kehidupan “lama” tertinggal deh. Nggak cuma momen sama keluarga aja, tapi momen sama teman-teman masa kecil sampe (mungkin) SMA, dll, hehehe😛

    Ah, jadi pengen es krim, tapi terlalu pelit nih ngeluarin duit buat beli es krim #lho, wkwkwkwkw😆

  5. labkomputerku datang berkunjung untuk berbagi seputar informasi komputer dan internet,
    langsung cek ke TKP.Sekalian mari bertukar link.Trims

  6. kita sering merindukan masa -masa lalu yang penuh kegembiraan, apalagi bila sudah di rantau orang, tetapi jika harus tunduk dengan kenyataan sekarang.

    selamat berkompetisi moga sukses

  7. Wah Dhe.. Sweetest memories bgt nih.. Hehe…
    Skrg udah gede2, berkeluarga, aku jg jd kangen masa2 kecil dmn qta bersaudara kompak bgt, main bareng, makan bareng… The sweetest days ever..😀

    Semoga menang ya, Dhe..😀

  8. Kalo saya sih paling anti ngerayain ulang tahun😀
    Sayanya malu sih, wkwkwkw…😆
    Pernah sekali dirayain dan….gak kebayang deh saat itu malunya kayak apa😀
    Saya sih mau kadonya aja😆

  9. Mungkin sekarang jarang kita bisa berulang tahun dan saudara-saudara kita bisa berkumpul untuk saling berbagi.
    Apalagi kalau sudah menginjak usia bekerja. sebagian besar waktunya habis untuk pekerjaan kita.
    Sweet moment berkumpul dengan saudara-saudara kita.

  10. Jadi ingat dulu waktu masih kecil,saling bertukar makanan untuk berbuka puasa.
    Sekarang sudah tidak ada lagi tradisi seperti itu.sedih.
    Saat lebaranpun pada malas bersilaturrahim sesama tetangga.

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s