Beruang dan Kenangannya

Sebenarnya agak bingung juga sih, kenapa saya memilih ni boneka sebagai barang kenangan saya. Boneka ini saya dapat dari seseorang yang dulu pernah jadi temen dekat saya pas saya SMA *ehem ehem*, tahun 2007 lalu. Kalo menurut saya sih bukan bonekanya, tapi sejarah dari asal mula boneka itu yang menjadi kenangan buat saya. Dan boneka itu sendiri, kayak udah jadi penghubung antara saya dengan si dia #eeaaa:mrgreen:. Haduuhh, postingan kali ini, mau tak mau saya harus sedikit menahan senyum. Dan bagi sahabat, plis jangan ampe ngakak bacanya ya. Ok?!

Waktu itu pas saya kelas 2 SMA, angkatan saya melakukan study tour, lebih tepatnya sih jalan-jalan. Nah, dari awal kami berangkat saya dan dia sudah berselisih paham. Dia pengen kalo kami naik bus A, sedangkan saya pengen naik bus B, ujung-ujungnya ribut dan akhirnya kami berada di bus yang terpisah selama perjalanan. Begitu sampai tempat tujuan, kami pun masih dengan gaya cuek-cuekan bin masa bodo. Sibuk sendiri-sendiri dengan kelompok kami, bahkan cuma untuk say hai aja pun nggak kami lakukan #parah. Dan setelah puas berkeliling ke beberapa tempat yang berhubungan dengan dunia pendidikan (lupa), maka pihak sekolah pun memutuskan untuk mampir ke sebuah mall sebelum pulang. Saya pun akhirnya keliling dengan sahabat saya, dan hey coba tebak apa yang saya lihat waktu itu?? Dia sedang jalan berdua dengan mantannya. Cemburu?? Nggak!! *nggak salah lagi maksudnya :D* Kesel aja sih waktu itu, soalnya sahabat-sahabat saya pada ngeliat dan mereka jadi heboh sendiri. Wajar sih kalo mereka bisa jalan bareng, lha wong kami satu sekolah, hahahahha. Tapi yang jadi masalahnya adalah, kenapa dia harus jalan dengan mantannya pas kami sedang tidak dalam keadaan damai??

Dan akhirnya, tibalah saat pulang. Saya udah duluan naik di bus saya, duduk dengan nyaman di kursi belakang. Eng ing eng, mendadak dia nongol di bus. Berjalan dengan santai dan seolah tanpa dosa. Aaarrrgghh, saya benci ekspresi tak bersalah dia👿. Dan kemudian tanpa basa basi, dia langsung duduk begitu saja di sebelah saya. Tangannya pun langsung menyodorkan sesuatu ke arah saya, sebuah boneka beruang mungil yang ada di foto atas. Saya cuma tersenyum, agak kaget juga dia bisa ngelakuin hal itu. Setelah tu boneka sampai ke tangan saya, dia cuma bilang “Tadi jalan sama **** karena pengen ngasih kamu boneka. Berhubung aku nggak tau selera cewek, jadi yaudah aku ajak dia aja”. Haaaahhh, laki-laki memang seperti itu saudara-saudara, “menyebalkan”❗. Dan kemudian udah, semuanya normal lagi. Akhirnya dia tetap satu bus dengan saya, dan karena waktu itu malam hari, maka saya pun tiduuuurrr. Tidur dengan situasi yang sedikit aneh, karena waktu itu disebelah saya ada dia. Dan hmm, jangan ada yang berpikir aneh-aneh yaa.

Hubungan kami dulu lebih seperti orang yang musuhan daripada “pacaran”. Dulu itu setiap hari kami cuma damai pas pagi hari sebelum masuk kelas, dan pas pulang sekolah ya ribut lagi. Hahahahaha, masa-masa yang lucu tapi selalu bikin kangen. Dan saat ini, boneka itu adalah salah satu pengingat bahwa dulu saya pernah punya hubungan yang lucu dengan dia. Waduuh, kok ceritanya malah jadi kayak curhat gini yaa?? Hahahahaha, malu saya😳. Langsung udahan aja deh, daripada saya makin panjang curhatnya. Dan bagi sahabat yang lain, ayoo pamerin juga barang kenangan kalian.

Artikel ini diikutsertakan dalam acara GIVEAWAY “11 tahun Bersamamu” oleh Tarry KittyHolic

*91’91*

95 thoughts on “Beruang dan Kenangannya

  1. cieee..cieee…ngakak..ngakak…
    eh, tapi ceritanya kok mirip sama saya…
    dulu saya juga pernah kasih sebuah boneka beruang yang lagi memegang hati dengan tulisan “I miss you” ke seorang teman wanita waktu SMA dulu…
    dan sampe sekarang temen SMA itu masih setia jadi kekasih…🙂
    doakan yah semoga predikatnya meningkat, gak cuma jadi kekasih..
    amiin…hehehee

  2. Dhe, kayak suami istri kawin kepaksa aja,ribut mulu. Untung sekarang sdh putus ya. Eh capek gak sh Dhe kalo pacaran berantem mulu. Maklum saya sdh lupa gimana rasanya punya pacar😦

  3. Hahahahaha, nano-nano rasanya Dhe,:mrgreen:
    First Love kah..??

    “Haaaahhh, laki-laki memang seperti itu saudara-saudara, “menyebalkan” ” –> Tidak semua laki-laki,, haha, koq jadi #dangdutan,😆

  4. Ehm..ehm..pasti boneka beruang akan menjadi kenangan yang sangat berarti ya Dhe,,apalagi yang memberikan seseorang yang pernah singgah di hati Dhe heheh

    Sukses GA nya Dhe,,,

  5. #sebentar saya mau ketawa dulu hahahahah# ternyata saya adik kelas nya dhe hehehe 2007 saya baru masuk SMA dan jadi korban tradisi para senior.

  6. Hehehe… Karena tidak pernah merasakan yang dirasakan Dhe di postingan ini, saya menyimak tanpa ekspresi saja.
    Boneka Beruang? Ini kedua kalinya saya melihat boneka beruang warna putih yang dijadikan kenang-kenangan buat *acar. Dhe yang kedua, yang pertama itu teman saya, ceritanya bonekanya itu dia kasih ke *acarnya pas SMA, terus mereka putus karena kelamaan LDR. Terus, karena boneka itu menjadi kenang-kenangannya, mereka balik lagi setelah satu setengah tahun kuliah. Tapi teman saya ini sudah sarjana sekarang. Hehehe…

  7. Pingback: Uang-uangku | Bloqaditaaz's Blog

  8. Pingback: Wisata Danau Ranau | Perjalanan Panjang

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s