Catatan Akhir Tahun

Pada tanggal 22 Desember kemaren, yang katanya adalah Hari Ibu. Saya sempat membuat sebuah coretan, terinspirasi dari sahabat-sahabat blogger yang waktu itu banyak membuat postingan tentang Ibu di blognya. Saya lebih suka menyebut ini sebagai puisi, tapi sahabat bisa bebas menilai apakah tulisan saya dibawah ini layak disebut puisi atau tidak.

Aku diam.. Mencoba mencari celah kata terbaik untuk menuliskan tentangmu..
Aku diam.. Mencoba memutar semua hal baik yang sudah kau berikan untukku..
Aku diam.. Mencoba menghadirkanmu secara jelas dalam samar bayanganku..
Ahh, ternyata aku memang hanya bisa diam bu..

Kau terlalu indah untuk aku sandingkan dengan semua kata-kata picisanku..
Kau terlalu istimewa untuk aku samakan dengan bayangan yang hanya mampu kucipta dalam samar..

Ibu..
Aku diam bukan karena aku tak mampu untuk lebih mencintaimu..
Aku diam bukan karena aku tak sanggup mengucap kata untuk menyanjungmu..
Aku diam bukan karena aku ragu atas sosokmu..
Tidak!! Aku diam karena aku memang sangat mencintaimu..

Aku tak pandai berucap kata bu, maaf..
Tapi yakinlah, cintaku lebih dalam dari tulisan murahan ini..
Aku teramat sangat menyayangimu..
Hari ini, esok, bahkan sampai nanti saat kita tak bisa lagi menatap pagi bersama..
Selamanya..

Sengaja ingin mempostingnya hari ini, tepat di detik-detik penutupan tahun 2011. Karena saya ingin menutup postingan saya di tahun 2011 dengan sesuatu yang spesial, dan yang spesial itu adalah IBU saya. Tulisan ini mungkin tidak akan pernah dibaca oleh ibu saya, tapi biarlah, toh setidaknya beliau sudah bisa membaca rasa sayang saya lewat sikap saya selama ini.

Dan saat ini, ketika sahabat sedang membaca tulisan ini, saya mungkin sedang berada di danau yang berada jauh dari pusat kota Palembang. Tapi itu tidak menghalangi saya untuk mengucapkan rasa bahagia saya di penghujung tahun ini. Terimakasih sahabat, terimakasih atas persahabatan indah yang sudah saya rasakan. Kalian adalah blogger-blogger hebat, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari kalian. Semoga kita bisa mencapai mimpi kita di tahun 2012, dan tentunya kita bisa terus tetap berada pada pilihan kita, menjadi seorang blogger.

Selamat Tahun Baru 2012

Selamat Datang Januari-Ku

62 thoughts on “Catatan Akhir Tahun

  1. wii…so sweet bgt dhe..spechless akuuhh..
    mulanya aku mbaca sambil nebak2..kontes apa lagi yah? hahahaha
    ternyata kali ini ga kontes manapun..
    keren dhe..bahasamu slalu nyaman dibaca…^_^

  2. “Jangan cuma bisa diam dhe. Piring kotornya masih banyak yang numpuk tuhh… kamu tahu kan apa yang harus kamu lakukan??”๐Ÿ˜€

    Selamat tahun baru 2012 yaaaaa…. tetap cemunguddhhhhh…๐Ÿ™‚

  3. 2012 adalah semangat baru untuk hari esok yang lebih baik
    jadi terus semangat untuk menghadapi hidup ini,meski dengan susah payah kita jatuh & bangun

  4. selamat tahun baru ya sob semoga tahun tahun sebelumnya jika mengalami sebuah masalah atau kegagalan, di tahun kedepannya sebagai injakan untuk memperbaiki masalah yang lalu dan menjadi manusia yang lebih baik๐Ÿ™‚ maaf sob ane telat ngucapinnya kesobat๐Ÿ™‚

  5. Maka saya akan bilang dengan suar teas, bahwa tulsan diatas bukan tulisan MURAHAN!
    Tulsan yang penuh inspirasi untuk saya, mengingatkn saya kepada ibu..

    Terimakasih Dhe..
    Sekarang Januri-mu sudah tiba, selamat menikmati 2012..

  6. Pingback: Maziya Rahma Hakim | Perjalanan Panjang

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s