Wisata Danau Ranau

Danau ranau merupakan danau terbesar dan terindah di Sumatera Selatan yang terletak di kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Jarak tempuhnya adalah sekitar 7-8 jam dari kota Palembang, atau 2-3 jam dari Martapura. Menurut sejarahnya, danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Sungai besar yang sebelumnya mengalir di kaki gunung berapi itu kemudian menjadi sumber air utama yang mengisi cekungan/belahan itu. Dan lama-kelamaan lubang besar itu penuh dengan air. Kemudian di sekeliling danau baru itu mulai ditumbuhi berbagai tanaman, di antaranya tumbuhan semak yang oleh warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakanlah Danau Ranau. Sisa gunung api itu kini menjadi Gunung Seminung yang berdiri kokoh di tepi danau berair jernih tersebut. (Sumber : http://infokito.wordpress.com/)

Kita bisa menikmati indahnya danau ranau melalui 2 tempat, yaitu di Banding dan di Pusri. Kalau sahabat tahu daerah Benteng Kuto Besak (BKB) yang ada di Palembang, maka Banding itu tempatnya kurang lebih sama seperti BKB. Beda dengan Pusri, di Pusri suasana alamnya lebih terasa, lebih hijau. Dan di Pusri juga tempatnya sangat pas untuk kita-kita yang ingin berlibur, itulah kenapa banyak pengunjung yang lebih memilih untuk menikmati danau ranau di Pusri daripada di Banding.

Daerah disini adalah perbukitan, jadi jangan heran kalau disepanjang jalan menuju danau ranau, kita akan disuguhi oleh bukit-bukit yang menjulang tinggi di sekitar jalan. Ditambah lagi, jalan yang berbelok-belok, naik turun plus ruas jalan yang sempit, benar-benar membuat sang sopir harus ekstra waspada. Begitu kita sampai di gerbang Pusri, kita harus membayar uang sebesar Rp 20.000,- yang katanya untuk uang masuk. Dari gerbang, kita masih harus menempuh jarak sekitar 200 meter lagi untuk bisa sampai ke lokasi utama. Dan begitu sampai di bawah, ee lagi-lagi kita masih harus membayar Rp 20.000,- yang katanya sih untuk uang parkir plus kebersihan. FYI, harga diatas adalah untuk kendaraan roda empat, kalo untuk kendaraan roda dua biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 5.000,-.

Dari tempat parkir pun, kita bisa langsung melihat suasana alam yang kereeeeeeeeeeeenn banget. Nuansa hijau pun mendominasi disini. Danau yang terbentang luas, gunung Seminung yang menggoda, hmm bener-bener wisata alam yang luar biasa untuk daerah Palembang. Di Pusri ini pula terdapat wisma bagi para pengunjung yang ingin menginap. Para pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan oleh-oleh pun bertebaran disini, pokoknya lumayan lengkap lah. Dan bagi sahabat yang muslim, di Pusri ini disediakan 2 buah mushala. Jadi tidak ada alasan untuk tidak shalat ketika berada di Danau Ranau😀 Oya, di Pusri ini hanya terdapat 1 toilet umum, dan tarifnya adalah Rp 2.000,- per 1x masuk.

wisma pusri

oleh-oleh yang ditawarkan

mushala di pusri

Cukup sudah dengan suasana di daerah Pusri, sekarang waktunya menikmati indahnya Danau Ranau dari dekat. Disini, kita juga bisa berwisata ke Pulau Marisa dan ke tempat pemandian air panas. Sebanarnya ada beberapa tempat wisata lagi yang ditawarkan, salah satunya adalah Air Terjun Subik. Tapi wisata yang paling terkenal disini adalah kawasan wisata air panas. Rasanya kurang lengkap, kalau sudah ke Danau Ranau tapi tak mencicipi air panasnya. Kawasan air panas terletak di kaki Gunung Seminung, begitu juga dengan Pulau Marisa. Dan untuk bisa mencapai kesana, maka kita pun harus menyewa perahu/kapal dari dermaga. Tarif yang ditawarkan untuk bisa ke kawasan air panas adalah Rp 130.000,- per kapal. Dan bagi sahabat yang ingin mampir sejenak ke Pulau Marisa, maka harus menambah Rp 20.000,- lagi. Pulau Marisa hanyalah pulau biasa, tidak ada tempat yang cukup menarik disana. Tapi percaya atau tidak, suasana mistis di Pulau Marisa sangat terasa. Dari beberapa foto kami di Pulau tersebut, terdapat beberapa foto yang menampilkan tangan-tangan aneh. Dibawah ini akan saya tampilkan salah satu fotonya, foto yang tidak terlalu seram. Bukan maksud ingin menakuti, tapi hanya ingin berbagi informasi saja. Sekalian sebagai bukti, biar cerita saya tidak dianggap hoax belaka.

dermaga pusri

Perhatikan bagian yang saya lingkari, foto ini kami ambil saat kami akan pergi dari Pulau Marisa. Percaya atau tidak, itu terserah anda.

Ok, lupakan soal keanehan diatas. Kini saatnya kita berpanas-panas ria di kawasan wisata air panas. Tempat ini hanyalah berupa kolam, dengan sumber air panas yang berasal dari Gunung Seminung. Dan airnya memang lumayan panas lho, saya saja butuh waktu adaptasi setengah jam untuk bisa bertahan di air panas tersebut. Disekitar kolam, terdapat lorong-lorong kecil untuk pertukaran air panas dengan air dari danau yang super dingin. Tapi meskipun air danau lebih dominan banyaknya, tapi tetap saja air danau yang super dingin tersebut akan berubah menjadi panas ketika sudah berada di kolam. Oya di tempat ini, kita hanya diberikan waktu sekitar 1 jam untuk bisa menikmati air panas. Waktu yang sebentar untuk bermain air, tapi cukup lah untuk membuat kulit kita berwarna merah karena menahan panas, hehe.

kolam air panas

lorong penghubung kolam dengan danau

Bagaimana sahabat, adakah yang langsung tertarik ingin berwisata ke danau ranau?? Saya jamin dah, meskipun agak sedikit horror dari cerita saya diatas, tapi berwisata kesini memang sangat menakjubkan. Saya pun ingin sekali lagi, bekunjung ke danau ini. Pokoknya sayang sekali kalau sahabat ke Palembang, tapi tidak menyempatkan berwisata ke Danau Ranau. Tapi selama berada di danau ranau, para pengunjung disarankan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara terutama ketika berada di tengah-tengah danau, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sahabat pasti mengerti maksud saya😉

Gunung Seminung dari tengah danau

Oya hampir saja saya lupa. Pada saat naik kapal, penumpang pun dibebaskan apakah ingin duduk di dalam kapal atau duduk di atas kapal. Nah, waktu itu saya dan sahabat-sahabat saya (jumlah kami 11 orang), memilih untuk duduk diatas kapal semua. Dan ternyata lebih seru lho, karena kita bisa lebih bebas menikmati alam. Tapi bagi sahabat yang sedikit penakut dan tak tahan dingin, saya sarankan untuk duduk didalam saja. Hmm, sahabat gamazoe masih ingat dengan musuh SD saya?? Atau ada yang masih ingat dengan dia yang sudah memberikan saya boneka?? Nah, tersangka-tersangkanya ada disini semua. Silahkan menebak sendiri yaa😀

suasana diatas kapal

Well, demikianlah perjalanan singkat saya selama menghilang beberapa hari kemarin. Bagi sahabat yang sudah merindukan saya, saya ucapkan terimakasih. Kalo tidak ada yang merindukan, pokoknya terimakasih untuk yang sudah berkunjung ke gamazoe saya selama saya tinggal. Hahahahaha #maksa😛 Dan bagi sahabat yang ingin berwisata ke danau ranau, silahkan hubungi tour guide terdekat, jangan ke saya #kabuuuuuuuuuuuurrr.

*91’91*

152 thoughts on “Wisata Danau Ranau

  1. Wah tadi sore aku barusan baca tentang Danau Ranau juga.
    Kayaknya tadi aku baca di postingannya Danau ini di Lampung, eh atau salah baca ya @_@ kok ini di Sumsel @_@

    Btw kok masuk di category kontes, buat kontes apa mbak?😀

  2. Ehm…ternyata benar sekali didunia ini sekarang gak ada yang gratis ya Dhe hehe,,tapi meski lumayan mahal gak rugi kok soalnya pemandangannya “apik tenan”..oh ya gambar yang di lingkari itu seprti gambar tangan ya Dhe,,itu apaan,,penampakan kah atau apa

    • iyaa, memang lumayan jauh om.. soalnya danau ini letaknya diperbatasan antara wilayah sumatera selatan dengan lampung..

      selain danau, ada air panas, pulau marisa, juga air terjun supik..😀

  3. Aq ad foto di gunung seminung…🙂 di album foto di FB, tp aku ga ke airpanas dan pulau marisa🙂, dan juga konon kla kita foto.. Pas didepan gung seminung…fotonya slalu gelap…. 🙂

    Ehmm pantes aj.. Ga update mantion di tweet aj…kok ga dibales… Senengnya… Yang liburan, aq skrg lg dibaturaja? Kpn KOPDAR hee

    • iyaa bener mbok, foto yang menghadap ke arah gunung bisa dihitung dengan jari yang jelas gambarnya.. aroma mistisnya keren dah pokoknya.. hehe

      untuk masalah kopdar, kita bahas di tweet aja yaa mbok..😉

  4. cuma pernah lihat dari atas Dhe.., dalam perjalanan Jkt Bengkulu
    sayang banget nggak pernah mampir sana ya…
    padahal sering juga lewat jalan darat melalui Liwa, tingal belok dikit aja ….
    cantik alamnya, dingin pula ya Dhe..

  5. Dhe, kayaknya Ranau dari Palembang lebih banyak attraksinya dari yang di Lampung. Kayaknya lagi disini lebih komersil dari sepupunya di Lampung. Mungkin karena disini lebih ramai dan lebih banyak fasilitas kali yah. Tapi kalau soal kecantikan danau sama kelihatannya..Superb🙂

    • sebenarnya sih sama aja buk, tapi mungkin memang pusat dari danau ranau ini enaknya dilihat dari oku selatan sumsel.. kapan2 silahkan mampir ke danau ranau buk, dijamin OK dah..😀

  6. akhirnya Dhe kembali juga masih dengan kontes yah Dhe hhihihi, nggak apaapa yang penting ada cerita yang bisa dibaca sama saya😀
    btw Dhe, kebiasaan saya itu lihat fotofotonya dulu baru baca. tadinya saya sangka itu buaya lho, ternyata tangan tho. duhh meskipun bacanya pagipagi tetep aja langsung berasa horor.
    mudahmudahan bisa maen ke Palembang, cuma ogah ahh kalo tempatnya horor begitu, thanks ya infonya Dhe🙂

  7. Saleum,
    wah acara jalan jalannya setimpal dengan biaya yang dikeluarkan nampaknya. Kebanyakan danau memang tercipta setelah letusan gunung berapi. seperti toba misalnya.
    saleum dmilano

  8. Suatu hari nanti ke sana, ah. Sekalian culik Dhe, hehe..
    Aku nggak bisa nebak yang musuh SD yang mana, yang boneka yang mana, tapi aku tebak Dhe yang pake jilbab putih, bener kaaaaaaaaaaaaaaannnn???? ;;)

    • yeeeeeeeeeeeeeeeeeee, selamat buk bil.. buk bil berhasil memenangkan lomba cuma-cuma di gamazoe..😛

      culik dhe?? waaahh, berarti kalo seandainya besok2 dhe diculik.. tersangkanya adalah buk bil yaaa

      • Asik asiiiiikk.. kadonya ntar aku tagih pas balek ke Palembang😛
        Kalau di-lihat2 lagi, yang cocok jadi temen SD itu yang baju biru di belakang Dhe, yang cocok ngasih boneka beruang itu kalau bukan yang kaus putih di depan Dhe, ya yang kaus putih di sebelah Dhe.
        Bener nggak? Kalau iya, mulai besok buka praktek tebak-tebakan ah :))

      • hahahahaha, buk bil bener2 suka maen tebak2an ternyata.. yang kaos biru itu salah.. dan yang putih, hmm harusnya buk bil lebih spesifik kaos putih yang mana..😛

  9. memang banyak sekali tempat wisata yg indah di negeri kita ini ya Dhe
    namun, ada sebagian banyak yg kurang terurus oleh pengelola, sayang ya sebenarnya😦
    namun Danau Ranau ini dari foto2nya kelihatan bagus terawat ya Dhe🙂

    semoga sukses di kontes ini Dhe …….
    salam

  10. aaah Dheee,kapan saya bisa menginjakkan kaki di situ??

    uuh, ada yang mistis2nya lagi., tantangan nih yang harus ditaklukkan,, haha

    apa kabar Dhe? saya juga baru gentayangan lagi nih di dumay.😀

    • ayoo mas brur, segera ke palembang.. biar bisa segera menikmati indahnya alam danau ranau, dan suasana mistis yang kental di pulau marisa.. hehe😀

      dhe alhamdulillah sehat, semoga mas brur juga selalu sehat yaa.. jaga kesehatan biar gk sakit lagi..

  11. Sayang banget Alam yang Indah, tp kurang gencar promosinya, jujur baru tau nama itu dari tulisannya Dhe….

    ada tangan2 jail disana..??
    wow itu bener2 terjadi…? jangan2 pas lagi makan ada tangan yg ikutan makan,,
    hehehehe

    • itulah salah satu fungsi blog yaa kang, kita bisa ikut mempromosikan tempat2 wisata di daerah kita.. besok2 kalo maen ke Palembang, jangan lupa singgah ke danau ranau yaaa🙂

      pas makan kemaren udah baca do’a kok kang, jadi gk ada tangan asing yang ikutan makan..😛

  12. Disaat yg bersamaan sy jg kebetulan ada disana ( lg pulang Kampung ). Sayang anda tidak melengkapi perjalanan dg Perahu Motor / Getek anda ke Lumbok dan Suka Banjar seperti yg kami lakukan. Pastinya akan lebih sensasional lg. Lokasi ini memang termasuk wilayah Lampung Barat. Tp tentunya membutuhkan waktu dan beaya sewa Perahu motornya yg lebih pula. Disana ada Pemancingan dan Rumah makan lesehan. Bahkan Hotel pun tersedia disana. Yeah…… Pemandangan indah, Hawa dingin dan suasana alami di Danau Ranau memang bagai Magnit bagi semua orang. Ayo siapa yg belum kesana , silakan coba. mau via Bandar Lampung – Kota Buni – Bukit Kemuning – Ranau. Atau Via Palembang – Batu Raja – Muara Dua – Ranau…………… selamat menikmati

    • di Pusri tempat kami kemaren, tidak ada sewa geteknya om.. dan karena waktu kami cuma sebentar disana, jadi yaa hanya ke tempat wisata yang mudah dijangkau saja.. lain kali deh kalo kesana lagi🙂

  13. Hwaaaa~ itu photo yang ada tangannya seraaaaamm :O

    walaupun lokasinya ada di Sumsel, tapi saya ngga pernah kesana..😦
    jarak nya jauh sih dari Kayuagung..
    eh.. di OKI ada danau juga loh.. danau Teluk Gelam namanya.. mngkin bsa jadi referensi buat postingan selanjutnya😀
    lagi ikut kontes kan?

  14. Dhe…aku paling takuut kalo naik perahu baik itu di danau,di laut,di sungai..
    hiii..mengerikan..
    Coz ga bisa berenang,suka pusiing kalo lihat aer..

    • hahaahha.. kok sama sih mbak, dhe juga penakut lho.. dulu di awal2 tahu tentang keanehan foto itu, dhe juga sempat parno akut.. tapi sekarang udah gk lagi.. semoga nyenyak tidrnya yaa🙂

  15. Tukeran sama Danau Toba mau Dhe? Udah bosan dengan Danau Toba, pengen yang baru nih🙂
    eh eh biaya masuknya termasuk mahal itu 20.000

  16. Pingback: Award & Bingkisan Untuk Gamazoe | Perjalanan Panjang

  17. aku ke danau ranau itu terakhir jaman masih SD … lupa blas sama suasananya. baru nyadar, ternyata wong palembang ini yooo. tinggal dimano?? aku kalo ke indo biasanya mampir kepalembang🙂

  18. Subhanallah, sepertinya seruu nih klo jalan2 kesini..
    btw mana foto yg dilingkarinya? koq saya gk liat ada lingkaran di foto? *bukan nantangin tapi penasaran tadi sempat merinding pas baca intermezo fotonya tapi koq gk liat lingkarannya ya??

    seruuu yaaa jalan bareng teman2 SD gituu,,, aihhh saya jadi kangen teman2 SD juga, terakhir ngumpul tu jg cuma ama beberapa pas nikahan teman tahun lalu (klo gk salah)

  19. udh lma bngt ua gx kca…. stlah ua ptus ama cwex ua….
    pdahal tdinya sering bngt kcna.. .. kl liat gmbar” itu.. rsanya pngin bngt ngulang msa” indah brsamnya di tngah danau ranau

  20. Waaawww ranau
    dulu iwak miujair lemak nian, aku balek lebaran terakhir nak beli iwak miujair asli danau ranau tetrnyata dioplos iwak nila, layau layau ha ha ha ha

    walau cakmanopun selaku putra okus diperantauan aku tetap rindu objek wisata ranau dan skitarnya,

    msh suasana lebaran
    minal aidin walfaizin

    all brothers putra putri okus salam kompak selalu
    to Admin posting yg MELEBAR dellet be lur, jaya selalu trims

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s