Leukimia Membawanya Pergi

Sore itu setelah Wiwit dirawat di Rumah Sakit selama 1 minggu, saya baru bisa mengunjunginya. Sekitar pukul 4 sore, akhirnya saya berhasil melihat lagi senyumnya yang sudah lama menghilang dari pandangan mata saya. Wajahnya pun masih sama, meskipun terlihat ceria tapi masih saja pucat.

Wiwit tak berubah, hanya saja tubuhnya terlihat lebih kurus sore itu. Rambutnya yang ikal pun masih dibiarkan saja terurai, cantik. Kami bersalaman seperti biasa ketika saya baru masuk ke kamarnya. Tapi saat itu tangannya dingin, dan dinginnya itu pun membuat Wiwit sedikit terlihat aneh dengan wajahnya yang memang sudah sering terlihat pucat. Pikiran aneh yang sempat melintas pun saya buang jauh-jauh, saya berbaik sangka kalau mungkin itu hanya pengaruh dari AC di dalam ruangan kamarnya.

Lanjuuuuttt..