Senja Terakhir di Komering

semusim tlah kulalui tlah kulewati tanpa dirimu
tetapi bayang wajahmu masih tersimpan di hati
(Semusim – Marcel)

Kuhentikan suaraku. Mendadak bayangannya kembali muncul, berpacu dengan sangat cepat diantara lagu yang baru saja aku nyanyikan. “Ahh, sial!!”

“Kenapa kamu Del??” Tanya Niki sambil menyentuh pelan bahuku.

Aku menggeleng. “Haaaah” kuhembuskan nafas dengan kuat. Meskipun tetap tak bisa membuat bayangannya hilang, tapi setidaknya hembusan nafas itu sudah membuatku merasa jauh lebih baik.

Lanjuuuuttt..