[Review] The Raid

Film ini mulai menjadi buah bibir setelah menerima penghargaan di Toronto Film Festival September tahun lalu, Hollywood pun telah membuat ulang film “Serbuan Maut” dan bahkan siap merilis di pasaran pada 23 Maret 2012 mendatang.

Film yang disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh bintang-bintang terkenal tanah air seperti Iko Uwais, Ray Sahetapi, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian bahkan mendapatkan rating cukup tinggi di situs film terkemuka dunia IMDB.com sebesar 8,4.

Yah, semoga dengan diluncurkannya film ini semoga dapat menjadi inspirasi bagi sineas muda untuk membuat karya yang lebih berkualitas dari apa yang sudah ada saat ini.
ngonoo…

====================================================

Diatas adalah salah satu review yang dilakukan oleh NGONOO.com pada tanggal 18 Maret 2012, 5 hari sebelum akhirnya film The Raid resmi diliris ke pasaran. Membaca sinopsis singkatnya, melihat trailer dan juga beberapa foto adegan The Raid di situs ngonoo tersebut sudah pasti akan membuat para pembaca penasaran. Terlebih lagi bagi mereka yang suka dengan film-film bergenre action. Termasuk saya, saya pun menjadi bagian dari mereka yang setia menunggu The Raid hadir menghiasi 21, hehe.😀

Dan ketika The Raid sudah benar-benar rilis ke pasaran, saya pun akhirnya memberanikan diri untuk menonton film ini. Saya yang suka film action pun serasa jadi nonton film hantu atau bahkan lebih seram dari hantu, sumpah mengerikan sekali. Ketika film dimulai, kita pun langsung disuguhi oleh adegan penembakan yang dilakukan oleh Tama terhadap 5 orang pengintai. 4 orang sukses ditembak dibagian kepalanya, dan yang terakhir harus mati dengan dipukul palu. Ini baru detik-detik pertama film dimulai, dan kita harus sudah melihat adegan sesadis itu.

Film ini menceritakan tentang tim pasukan khusus yang akan menangkap bandar narkotika bernama Tama di sebuah apartemen milik Tama. Apartemen ini terdiri dari 15 lantai (kalo tidak salah ingat, hehe), dan sebagian besar penghuni dari apartemen ini adalah penjahat serta anak buahnya Tama. Awalnya tim pasukan khusus ini berhasil mengendalikan beberapa lantai, tapi kemudian keberadaan mereka diketahui oleh Tama dan anak buahnya setelah ada salah satu penghuni apartemen yang menekan tombol alarm. Hingga akhirnya mereka terjebak di lantai 6 tanpa bantuan komunikasi apapun.

Perang pun mulai terjadi, adegan-adegan sadis lainnya semakin menggila. Sebenarnya kalo adegan berkelahi, trus tembak-tembakan itu sih sudah biasa dilihat di film bergenre action. Tapi disini senjatanya ada yang pake golok juga, dan itu yang sudah buat saya sukses mual selama saya nonton tuh film. Digorok lah, ditusuk-tusuk lah, adeeehh bikin saya tambah pengen muntah. Mungkin itulah alasan kenapa banyak yang berkomentar kalo film The Raid ini sudah membuat film-film action lainnya berasa kayak film walt disney. Tapi meskipun saya sampe mual nonton film ini, saya sama sekali tidak melewatkan satu adegan pun.

Hal yang saya suka dari film ini adalah ketika adegan perkelahian tanpa sejata. Kenapa, karena unsur pencak silat yang merupakan kebudayaan Indonesia sangat terasa disini #cmiiw. Mereka berkelahi pake tangan kosong dan benar-benar terasa nyata. Bayangin sendiri dong biasanya kan film Indonesia kayak gimana kalo adegan perkelahian, ngapusinya itu keliatan banget. Tapi di film ini, semua yang tertangkap oleh mata benar-benar seolah nyata. Adegan tusuk menusuknya, adu gulatnya, bahkan sampe yang di dor di kepalanya itu benar-bener kayak nyata. Salut dan dua jempol untuk film action bikinan Indonesia yang satu ini.

Tapi yang sempat bikin saya emosi waktu saya nonton film ini adalah para penontonnya. Bayangin aja, orang lagi seru-seru khusyu’ nonton adegan intinya eee penonton di bawah kursi saya malah asyik ngerumpi. Belum lagi, penonton yang disebelah saya malah sering tertawa tiap adegan perkelahiannya. Garing kan?? Ngerusak nyawa The Raid aja. Harusnya tuh film jadi tontonan action yang menegangkan, jadi rusak karena ulah penonton yang berada di sebelah saya. Jadi saran saya, kalo pengen berasa banget nonton nih film, tontonlah sendirian di dalam studio. Hahahahhaha #abaikan.

Ya, kurang lebih seperti itu alur cerita dari film yang sudah mendapatkan banyak penghargaan tersebut. Sang pemain utama tetap selamat, meskipun dia harus tergores golok dibagian wajahnya ketika sedang bersembunyi. Dan ternyata, misi yang dilakukan oleh tim pasukan khusus ini adalah misi pribadi dari letnan mereka. Lebih tepatnya adalah misi balas dendam. Sang bandar narkoba akan mati ditembak oleh sang jenderal, dan sang jenderal yang awalnya mau bunuh diri tersebut akhirnya harus tetap hidup dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Bagi yang belum nonton film The Raid, siapkan mental dan nyawa anda sebelum menonton film ini. Disarankan bagi ibu hamil untuk tidak menonton film ini, karena besar kemungkinan sang ibu hamil tersebut akan langsung mendadak muntah-muntah karena efek film ini. Hahahahhaha #lebay. Postingan ini terinspirasi oleh salah satu postingan ngonoo.com yang berjudul Wow, “Serbuan Maut” Film Indonesia yang Dibuat Ulang Hollywood Akan Segera Release. Semoga film The Raid ini benar-benar bisa menjadi inspirasi bagi sineas muda untuk membuat karya yang lebih berkualitas dari apa yang sudah ada saat ini, demi kemajuan perfilman Indonesia.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Review yang diselenggarakan oleh NGONOO.com

*91’91*

99 thoughts on “[Review] The Raid

  1. hem,,minggu kemaren aku nonton film ini, dan alhasil aku di buatnya terpesona,,
    visualisasinya terlihat nyata, adegannya menegangkan,tembak-tembakan, bacok-bacokan, dan perkelahian,,
    keren abis deh film ini
    ya semoga mbak, bakalan lahir lagi film yang berkualitas seperti the raid ini

  2. kiriin tadi khusus review tanpa ada kontesnya. tapi klo ga ada kontesnya namanya bukan banci kontes :p
    mupeng-mupeng….

  3. lebih suka nonton pilem di tipi rumah Dhe…… ngirit….. dan gitu bs sambil masak, tiduran, ngakak, de el el….. hhhahahaa………… dasar emak2 :p

  4. Wach ada lomba, luncur achhh, ndak mau kalah samo dhe, secara kito punyo banyak kesamoan, termasuk keranjingan ngontess, heeehee…

  5. aku pun baru 5 menit pertama film berlangsung berasa pengen kaburrrr, ngeriiiii! untung masih bertahan sampai akhir film, meskipun kebanyakan tutup mata, eh tutup mata ga sih kalau sambil ngintip2 di selasela jari😛
    sukses kontesnya dhe🙂

  6. kalau aku kurang suka sama Film ini jujur ya,walaupun keren
    tapi masih nunggu film Think Like A Men ada di bioskop Indonesia soalnya seru

  7. Review yg mantap, tp gubraakk… Kirain emang niat nge review, ternyata oh ternyata ada embel2 kontes lg d bawahnya… Hahaha Dhe banget… :p

  8. mank seru neh film mas Dhe:)

    seperti sebuah siraman air ditengah gurun yang kering.
    Dengan maraknya berbagai film-film horor bernuansa porxx, The Raid seakan-akan muncul menjadi seorang pahlawan.

    Moga aja ini menjadi tanda bangunnya perfilman Indonesia..

  9. Untung ya Indonesia masih bisa memproduksi film yang kualitasnya oke, hehehe🙂 Ada secercah harapan deh setidaknya, hahaha😀

    Btw, masa film action lebih serem daripada film hantu sih Dhe? Hmmm

  10. Teteppp … ternyata kontes hehe😀
    Okelah, saya kalah cepet sama yang lain buat nonton ini. Seenggaknya saya tahu kalo nonton ini butuh kantong muntah agak banyak, tampaknya😀

  11. Aku suka banget sama film action Dhe,. tapi kalo gabungan action-thriller gitu, aku gak berani. Ngerii banget kalo lihat orang berkelahi sampe berdarah-darah. Jadi mending gak nonton deh. Padahal pengen bangeeeett. Tapi gak beraniii…
    *bingung*😥

  12. aku udah nonton dong tadi malam.. tapi aku punya pendapat lain dari film ini.. filmnya gak ada ceritanya!! serius cuma kelahi2 aja gak jelas. walaupun kelahinya keren seh.. tapi blm membuat aku sampe syok banget :p *kabur sebelum dicerca penggemar the raid*

  13. FILM ini mantaps banget,apalagi yg maennya urang awak hehe,aku penasaran nih mbak filmnya disni lum ada soalnya

  14. wow kontes dimana-mana nih. nih pelm udah agak lama tayang ya, masih jadi perbincangan aja tapi..keren memang iko uwais, jadi pengen jago silat😛

    oh ya news flash dari detiknews. Film The Raid ini masuk peringkat 11 Box Office loh.;)

  15. manteb abis dah ini film…. i like it…. aku suka adegannya…😀 paling suka nich aku sama yang film beginian dari pada film hantu yang gak jelas.😀

  16. Saya sudah nontoooon! Hehe….

    Sayangnya penonton lain pada norak-norak. Banyak yg pada tepuk tangan pas film masih berlangsung. Ah, merusak suasana banget. Jadi kurang nyaman nontonnya….

  17. banyak kritikus film menilai filmnya sadis banget dan tidak mewakili karakter “Indonesia”. saya belum sempat nonton filmnya.. semoga menang kontesnya.. hehehe

  18. wah, ternyata ada kuisnya ya. saya terlanjur bikin reviewnya😦 huhuhu
    Saya juga setuju banget, the raid cocoknya ditonton sendirian! orang yang duduk disebelah saya protes terus sepanjang film “Ih, harusnya kan nggak gitu! Tonjok dong!!” nyebelin😐 (eh, kok jadi curcol?)

  19. saya sudah nonton ini tepat seminggu lalu😀
    mbak dhenok mual2 tapi tetep nggak ngelewatin satu adegan pun yah, kalau saya sih udah tutup2 muka pake tangan >.<
    tapi bener deh : sadis puoll, dan beladirinya keren!😀

  20. aku nonton the raid ini dipenuhi nahan nafas dan “haishhh,apa lagi ini…” deg-degan plus mual deh,hehe
    tapi secara eseluruhan action dan perkelahian tanpa senjatanya keren abis emang
    aku sempat berencana nonton sendirian lho,untung ga jadi sendiri😆

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s