[Yogya] Goa Rancang Kencana

Masih seputar perjalanan wisata saya di Yogyakarta bulan September kemarin, kali ini saya akan mengabadikan tentang Goa Rancang Kencana di gamazoe. Untuk para blogger Jogja sendiri, sudahkan anda ke goa ini?? Bagi yang sudah pernah main air di air terjun sri gethuk, 85% pastilah sudah pernah singgah dan foto-foto di gua ini. Ya, karena bisa dibilang goa rancang kencana dan air terjun sri gethuk adalah satu paket perjalanan wisata yang sayang untuk dilewatkan salah satunya.


Letak goa ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, dan masih merupakan salah satu objek wisata di gunung kidul. Berdasarkan penuturan guide yang memandu kunjungan saya ke goa ini, goa ini ternyata sering digunakan untuk syuting sinetron-sinetron yang bergenre kolosal. Sebut saja salah satu sinetron yang terkenal banget pas saya masih chubby, misteri gunung merapi. Mak lampir ternyata syuting disini sob?? Apa kabarnya mak lampir ya?? #abaikan. Bahkan kata si mamas guide, belum lama ini goa rancang kencana juga digunakan untuk syuting film layar lebar. Kaya juga si goa ini ya, bisa menghasilkan banyak rupiah. Hehe😀

Goa ini cukup cantik menurut saya, karena letaknya yang cenderung masuk ke dalam bumi. Sehingga ketika kita sudah masuk ke dalam goa dan kita melihat ke atas, maka akan tampak lubang besar sebagai mulut goa. Di mulut goa juga terdapat pohon besar yang konon katanya usia si pohon ini sudah berabad-abad, wow!! Goa ini terdiri dari 3 ruangan, ruangan pertama itu semacam kayak altar. Ruangan pertama ini adalah ruangan paling luas, mungkin tempat untuk bertemu sultan dan para rakyatnya. Trus ruang kedua itu semacam kayak tempat sesaji, karena ada batu yang dipercaya oleh masyarakat sana sebagai tempat menaruh sesaji. Dan ruang terakhir adalah ruang semedi beserta ruang tidur para sultan.

Untuk menuju ruang-ruang yang ada di dalam goa ini pun cukup menantang, karena kita harus menunduk dan sangat hati-hati karena pintu masuk ke ruangan-ruangan di goa ini cukup kecil dan sempit, tapi menarik. Memasuki bagian dalam gua ini seolah membuat kita lupa akan dunia. Berdiam lah sebentar saja, maka sahabat baru akan menyadari arti sunyi yang sebenarnya. Hening, berdengung, dingin, saya sendiri tak bisa membayangkan bagaimana orang-orang jaman dulu bisa tinggal bertahun-tahun lamanya di gua seperti ini. Gua ini sangat gelap dan konon kabarnya masih aktif. Meskipun tidak cukup luas dan besar, tapi suasana mistik di goa ini cukup terasa. Gk percaya?? Silahkan dibuktikan. :p

Di ruang terakhir goa yang biasa digunakan untuk semedi, ternyata lebih menarik. Karena di dinding goa terdapat tulisan yang disebut sebagai “Prasetya Bhinekaku”. Menurut cerita guide yang memandu saya, tulisan ini dibuat oleh para kelompok yang sembunyi dari para PKI-PKI. Haduuuh, sejarah saya jelek jadi saya tidak akan meneruskan tentang PKI itu sendiri. Selain tulisan, juga terdapat lambang burung garuda di dinding goa. Oh iya, coba sahabat lihat foto saya yang bagian atas. Kalo sahabat bisa mengamati, dinding yang saya tunjuk itu adalah sebuah batu yang berbentuk kunci. Menurut kepercayaan masyarakat sana, kunci itu adalah penghubung antara goa itu dengan gunung merapi. Makanya tempat itu digunakan untuk bersemedi, dan para pesemedi yang ingin ke merapi tinggal menggunakan kunci itu saja untuk bisa langsung kesana. Percaya tidak percaya sih.

Hmm, pokoknya goa ini cukup cantik untuk sahabat kunjungi. Apalagi dinding goa di bagian luar, itu bener-bener cantik banget. Saran saya, bagi sahabat yang ingin berwisata ke air terjun sri gethuk, sebaiknya sahabat mampir terlebih dulu ke goa ini. Karena kalau sahabat ingin ke goa ini setelah ke sri gethuk, maka sahabat harus memutar jalan. Dan untuk masalah biaya, cukup murah kok. Seingat saya, saya hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000,- untuk biaya guide sama Rp 5.000,- untuk sewa senter. Masih terbilang murah kan??

Terakhir, spesial terimakasih untuk dua laki-laki yang sudah menemani saya hari itu. Bersama kalian, ada serpihan hati yang sedikit terobati. Terimakasih untuk kamu, yang tidak pernah menanyakan apapun ke saya sampai hari itu, sampai hari ini. Luar biasa. Teruslah menjadi kenangan indah untuk Yogyakarta saya, dan teruslah mengajak saya untuk makin mencintai Indonesia.🙂

*91’91*

28 thoughts on “[Yogya] Goa Rancang Kencana

  1. udah pernah ke sana, tapi baru tau namanya goa rancang kenanga, hahaha, dulu gak begitu semangat waktu maen ke sana, bawaannya udah pengen buruan ke sri gethuk aja😀

  2. Pingback: [Yogya] Air Terjun Sri Gethuk | Perjalanan Panjang

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s