#99. Kado Terindah

“Segera pulang, penting!” begitu bunyi pesan yang kuterima tadi pagi. Segera kucoba menelpon Dhenok, mencari tahu mengapa harus segera pulang. Apakah Ibu baik-baik saja? Setiap kabar dari Palembang selalu membuatku berpikir tentang Ibu, yang telah lama terbaring sakit. Berulang kali kucoba, tetap saja tak tersambung. Kukirim pesan singkat memberitahunya tentang kepulanganku.

Lanjuuuuttt..

#98. Tiga Jurus Menjadi Orang Sakti

Terimakasih sebelumnya untuk SAHABAT saya yang BAIK hatinya, Dhenok Habibie (Dhe, sapaan akrabnya) yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk berbagi menjadi penulis tamu di gamazoe(dot)wordpress(dot)com.

Hmm,, saya ingin berbagi 3 Jurus Menjadi Orang SAKTI (yang masih saya pelajari juga) untuk menjadi lebih SAKTI. Ini bukanlah tentang mantra atau pun ajian, karena saya (bukan) ahli metafisika, ini juga bukan motivasi karena saya (bukan) motivator, Jurus ini, menjadi handal di tangan Pemuda/I Indonesia, amiiin.

Lanjuuuuttt..

#97. I Hate My Best Friend

Lho, kok bisa?
Katanya best friend? kok malah benci?
Awalnya sangat dekat dengan sahabat.
Lalu………. keakraban itu mulai pudar dan berubah menjadi rasa benci, iri, pokoknya bikin hati iritasi.
Semua orang terlahir untuk memiliki sahabat, dan menjadi seorang sahabat yang senantiasa membuka kedua tangan untuk memberi dekapan erat dan pundak yang available untuk bersandar.

Lanjuuuuttt..

#96. Sudah Islamkah Kita?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah dengan Rahmat-Nya akhirnya aku bisa berkontribusi diblognya Dhenok Habibie, sebuah kehormatan bisa menjadi penulis tamu disini, walau sebetulnya masih belum pantas disandingkan dengan tulisan-tulisan yang lain, tapi saya berharap tulisan sederhana ini tetap ada manfaatnya.

Lanjuuuuttt..

#94. KUA DAA

slajsjajsajsjas

slaksjkajshaksj
hhsikahshahshaosaojspoajsoipdhuwqagfudkqwgufguwguwfugwuiqgfujbdejhsbcnjs cn dj ccjhdbcjwbdcjjdbcajhdbiwqhdiohwihdihwiqhdoqwihdihwidhhwoihdhwhdeujsdbcnjebfuyewgfuwbdjhebdue whbdjkwbfueebvkdnvohgiodhgiosancoifhqioghianfvikashvfioqgeiobikfvhieoqgfiousahifhieohoiqeghfuogqeif wfguebfjwekbfuwefghuewgfbjuwfguqwgifukQWHFoiqejpwehgioweihfioehofiewgeiofhbiuehbfugeufigq.fkjne whqfkjbwjdna.s,mx;lmapowuqeoqiwodjw;’akd;owjfiqehgo[eqifpoqheugvoqephfi9pqgf

Lanjuuuuttt..

#93. Asked Why?

Saat semua orang mendorong saya untuk berdiri di tengah-tengah perhatian,
Saya lebih memilih berada di pinggir perhatian.
Tanya kenapa?
Karena di situ saya bisa melihat lebih,
dengan kaca mata hati tanpa batas pandangan, saya bisa melihat dunia yang penuh warna,
tanpa ada satu orangpun yang sanggup membelenggu penjelajahan saya.

Lanjuuuuttt..